News!!

Thariq Bin Ziyad, Sang Penakluk Yang Dinantikan Oleh Bangsa Eropah

Mungkin sebahagian dari kita sudah pun tahu mengenai sejarah Thariq Bin Ziyad panglima tentera Islam yang hebat lagi digeruni. Ikuti video ini untuk melihat sendiri kesan dari penaklukan Andalusia sehingga terbinanya Empayar Islam Eropah yang disenangi oleh rakyatnya.

THARIQ BIN ZIYAD PENAKLUK ANDALUSIA

Thariq adalah salah seorang panglima terbesar dalam sejarah Islam yang merupakan perajurit Kerajaan Umawiyah (Bani Umayyah). Setelah Musa bin Nushair membuka jalan pasukan Islam ke Eropah, Thariq bin Ziyad menyempurnakannya dengan menaklukkan Andalusia.

Atas perintah Khalifah al-Walid bin Abdul Malik, Thariq membawa pasukan Islam menyeberangi selat Gibraltar menuju daratan Eropah dari sinilah sejarah bangsa Ifranji (sebutan untuk orang-orang Eropah) itu berubah.

Musa bin Nushair dan Thariq bin Ziyad tidak hanya mengalahkan penguasa-penguasa zalim di Eropah, namun mereka berhasil menakluki hati masyarakat Eropah dengan memeluk Islam. Mereka berjaya menyampaikan mesej bahawa Islam adalah agama mulia dan memuliakan manusia.

Kemuliaan hanya diukur dengan ketakwaan bukan dengan nasab, warna kulit, status sosial, dan harta pada sudut materialistik. Musa dan Thariq juga berjaya menanam nilai-nilai tauhid, memurnikan penyembahan hanya kepada Allah semata.

THARIQ YANG TERKENAL DENGAN PIDATONYA

“Di mana jalan pulang?”

Laut berada di belakang kalian. Musuh di hadapan kalian. Sungguh kalian tidak memiliki apa-apa kecuali sikap benar dan sabar. Musuh-musuh kalian sudah siap siaga di depan dengan senjata mereka. Kekuatan mereka besar sekali.

Sementara kalian tidak memiliki bekalan lain kecuali pedang, dan tidak ada makanan bagi kalian kecuali yang dapat kalian rampas dari tangan musuh-musuh kalian.

Sekiranya perang ini berpanjangan, dan kalian tidak segera dapat mengatasinya, akan hilanglah kekuatan kalian. Akan lenyap rasa gentar mereka terhadap kalian. Oleh karena itu, singkirkanlah sifat hina dari diri kalian dengan sifat terpuji.

Kalian harus sanggup mati. Sungguh saya peringatkan kalian akan situasi yang saya pun berusaha mengurusnya. Ketahuilah, sekiranya kalian bersabar untuk sedikit penderitaan, nescaya kalian akan dapat bersenang-senang dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, janganlah kalian merasa kecewa terhadapku, sebab nasib kalian tidak lebih buruk daripada nasibku…”

Selanjutnya beliau berteriak kuat: “Perang atau mati!”

Pidato yang bersemangat itu merasuk ke dalam sanubari seluruh anggota pasukannya.

Semoga bermanfaat,

Jabatan Siyasah Sejarah
AKADEMI INSAN PRIHATIN

Kredit VT dari KJ Videos

Sumber: https://www.facebook.com/akademiprihatin/videos/1733047513456386/

Comments

comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: