News!!

Kenali Allah SWT Dan Berimanlah Pada-Nya

Wahai umat manusia yang memiliki akal dan logika, yang hidup di Dunia yang hanya sementara ini, marilah kita berfikir sejenak agar kita hidup selamat dunia dan selamat akhirat.

Ketahuilah bahwa kita wajib kenal dengan TUHAN yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya dengan mengetahui definisi TUHAN.

Dalam Al-Quran disebutkan di Surat Al-Ikhlas :

1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa

2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu

3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan

4). Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

Disebutkan TUHAN kita bernama ALLAH SWT. Setelah kita mengenal ALLAH SWT marilah kita yakini dengan IMAN, Rukun Iman Ada 6 Perkara:

1) Iman (percaya) kepada Allah

Iman kepada Allah merupakan Rukun Iman yang paling utama yang menjadi dasar keimanan seseorang. Beriman kepada Allah berarti wajib mempercayai bahwa Allah itu ada. Dialah Yang Maha Esa. Dialah yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya. Dia yang telah menghidupkan dan mematikan semua makhluknya.

Allah pula yang telah menciptan manusia dengan seindah-indahnya, yang telah memberi rezeki berlimpah ruah sehingga kita masih dapat merasakan nikmat tersebut.

2) Iman (percaya) kepada malaikat

Iman kepada malaikat berarti kita wajib meyakini bahwa malaikat adalah makhluk yang Allah ciptakan dari pada Nur (cahaya). Boleh berupa berbagai bentuk. Malaikat tidak sama dengan manusia dan tidak bersifat seperti sifatnya manusia.

Malaikat adalah laki-laki. QS 6. Al An’aam 9. “Dan kalau Kami jadikan rasul itu malaikat, tentulah Kami jadikan dia seorang laki-laki dan tentulah Kami meragu-ragukan atas mereka apa yang mereka ragu-ragukan atas diri mereka sendiri.

Dalam menjalankan tugasnya Malaikat sangat patuh dan taat terhadap perintah Allah. Dan Kita wajib meyakini dan mempercayai bahwa ada 10 malaikat yang wajib kita ketahui yaitu:

1) Jibril : tugasnya membawa wahyu

2) Mikail : tugasnya menurunkan hujan

3) Israfil : tugasnya meniup sangkakala

4) Izrail : tugasnya mencabut nyawa

5) Mungkar : tugasnya memeriksa dan menanyakan mayit didalam qubur

6) Nangkir : tugasnya memeriksa dan menanyakan mayit didalam qubur

7) Raqib : tugasnya mencatat amal kebaikan

8) Atid : tugasnya mencatat amal keburukan

9) Malik : tugasnya menjaga pintu neraka

10) Ridwan : tugasnya menjaga pintu syurga

3) Iman (percaya) kepada Rasul-Rasul Allah

Beriman kepada Rasul-rasul Allah yaitu wajib supaya kita dapat hidup bahagia didunia dan diakhirat. Dan kita wajib percaya bahwa jumlah Nabi yang diangkat menjadi rasul adalah berjumlah 25 orang;

Nabi Adam as, Nabi Idris as, Nabi Nuh as, Nabi Hud as, Nabi Sholeh as, Nabi Ibrahim as, Nabi Luth as, Nabi Ismail as, Nabi Ishaq as, Nabi Ya’qub as, Nabi Yusuf as, Nabi Ayub as, Nabi Syuaib as, Nabi Harun as, Nabi Musa as, Nabi Ilyas as, Nabi Ilyasa as, Nabi Dzulkifli as, Nabi Daud as, Nabi Sulaiman as, Nabi Yunus as, Nabi Zakariya as, Nabi Yahya as, Nabi Isa as dan Nabi Muhammad Saw sebagai nabi penutup untuk menjadi panutan seluruh umat manusia.

4) Iman (percaya) kepada kitab-kitab Allah

Beriman kepada kitab-kitab Allah yaitu meyakini dan percaya bahwa Allah telah menurunkan wahyu (kitab suci) melalui malaikat jibril kepada para nabi untuk disampaikan kepada umat yang berisi tentang petunjuk dan pedoman bagi umat manusia. Yang dengan kitab tersebut kita tidak akan tersesat selama-lamanya. Sedangkan kitab yang Allah turunkan ada 4 yaitu:

  1. Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS
  2. Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS
  3. Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS
  4. Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW

Dari keempat kitab tersebut, kitab pedoman umat Nabi Muhammad SAW hanya satu yaitu Al-Qur’an sebagai rangkuman dari kitab-kitab sebelumnya yang berisi “Petunjuk” yang mengikutinya mendapat Reward berupa Syurga Firdaus,

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal”(surat Al-Kahf 107),

“Larangan” yang mengikutinya mendapat punishment berupa Neraka Jahannam pula ialah,

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”(Surat Al-A’raf 179)

5) Iman (percaya) kepada Hari Kiamat

Iman kepada hari kiamat yaitu meyakini dan percaya bahwa hari kiamat (hari pembalasan) itu pasti akan datang. Pada hari itu semua manusia akan dikumpulkan ke padang mahsyar untuk mempertimbangkan amalan-amalan atau perbuatan yang pernah ia lakukan di dunia fana ini.

Apabila di dunia ia mengerjakan semua perintah Allah dan menjauhi segala larangannya, maka ia akan memasuki syurga jannatun na’im.

Sebaliknya apabila di dunia dia tidak mengerjakan perintah Allah, maka nerakalah yang menunggu mereka. Nauzubillah

6) Iman (percaya) kepada Qada dan Qadar (Takdir yang baik dan yang buruk)

Iman kepada qada dan qadar yaitu meyakini dan percaya bahwa semua yang berlaku dalam alam ini semuanya ketentuan dan ketetapan Allah SWT. Artinya, kita wajib untuk mengimani bahwa semua yang telah Allah Takdirkan, samada itu kejadian baik atau buruk semuanya bersumber dari Allah SWT.

Allah mengetahui semua kejadian yang sudah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang belum terjadi, serta semua kejadian yang tidak terjadi seandainya terjadi maka Allah mengetahuinya bagaimana itu terjadi. Wallahu A’lam Bissawab.

Dari Abdullah bin Amr r.a., bahwa Nabi s.a.w. bersabda, بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

 

SUMBER: Jebat Tak Derhaka

Comments

comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: